Pagi tadi aku belajar
untuk tidak lagi berpasrah.
Namun setelahnya
ada lagi buah
yang kutelan dengan lahap
seperti biasanya.
Sampai akhirnya dehidrasi
lalu layu lagi.
Published by
Kumpulan sajak dan puisi dari Noor Farchan
Pagi tadi aku belajar
untuk tidak lagi berpasrah.
Namun setelahnya
ada lagi buah
yang kutelan dengan lahap
seperti biasanya.
Sampai akhirnya dehidrasi
lalu layu lagi.
Published by
Aku, kalau boleh
Mau jadi hujan lah
Biar yang layu jadi segar dipagi hari
Bertumbuh dan berkembang biak lagi
Jangan juga aku jatuh sampai setahunan ini
Nanti kamu malah mati
Repot kalau aku depresi nanti
SukaSuka
Tidak satu pun mereka peduli dengan yang layu
Kecuali hujan yang jatuh sesuka hatinya
Tapi selalu kepadanya kukatakan
Hujani aku dengan segala ambisimu
SukaSuka
Tapi aku lupa
Ternyata aku manusia biasa, mana mungkin bisa berubah jadi hujan, ya? Hahaha.
SukaSuka
Seperti yang kubilang, hujan selalu datang sesuka hatinya kan?
Setelah semuanya basah, dia menghilang
SukaSuka
Cepat-cepat menghilang sebab ada yang memintanya untuk segera pulang:)
SukaSuka
Tinggalkan Balasan ke Noor Farchan Batalkan balasan