Sajak Pelangi

Kumpulan sajak dan puisi dari Noor Farchan

Layu

Pagi tadi aku belajar
untuk tidak lagi berpasrah.
Namun setelahnya
ada lagi buah
yang kutelan dengan lahap
seperti biasanya.
Sampai akhirnya dehidrasi
lalu layu lagi.

Published by

6 tanggapan atas “Layu”

  1. Aku, kalau boleh
    Mau jadi hujan lah
    Biar yang layu jadi segar dipagi hari
    Bertumbuh dan berkembang biak lagi
    Jangan juga aku jatuh sampai setahunan ini
    Nanti kamu malah mati
    Repot kalau aku depresi nanti

    Suka

    1. Tidak satu pun mereka peduli dengan yang layu
      Kecuali hujan yang jatuh sesuka hatinya
      Tapi selalu kepadanya kukatakan
      Hujani aku dengan segala ambisimu

      Suka

  2. Tapi aku lupa
    Ternyata aku manusia biasa, mana mungkin bisa berubah jadi hujan, ya? Hahaha.

    Suka

    1. Seperti yang kubilang, hujan selalu datang sesuka hatinya kan?
      Setelah semuanya basah, dia menghilang

      Suka

  3. Cepat-cepat menghilang sebab ada yang memintanya untuk segera pulang:)

    Suka

    1. Hati-hati di jalan 🙂

      Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai