Sajak Pelangi

Kumpulan sajak dan puisi dari Noor Farchan

Satu-satunya.

Mungkin aku satu-satunya
yang berani mengagumimu
dengan posesif dan atraktif.
Menyayangimu dengan progresif.
Mencintaimu dengan agresif.
Mendampingimu dengan pasif.
Tapi tidak dengan hati.
Sebab kau telah menggenggamnya
sejak awal kau menatap.
Meskipun akhirnya enggan menetap.

Published by

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai