Seperti matahari yang tidak pernah bisa kita tatap berlebihan. Pada akhirnya aku hanya bisa menyaksikannya tenggelam ditelan waktu.
Harus kuakui, kehadiranmu menghangatkan savana. Juga tatapan itu, mampu melelehkan batu.
Matahariku, senja lebih setia mengiringimu. Menemani malam datang menjemputmu.
Aku? Melanjutkannya dengan terjaga.
Ya. Menanti fajar menyongsong.
Menghangatkan.

Tinggalkan komentar