Sajak Pelangi

Kumpulan sajak dan puisi dari Noor Farchan

Menatap.

Seperti matahari yang tidak pernah bisa kita tatap berlebihan. Pada akhirnya aku hanya bisa menyaksikannya tenggelam ditelan waktu.
Harus kuakui, kehadiranmu menghangatkan savana. Juga tatapan itu, mampu melelehkan batu.
Matahariku, senja lebih setia mengiringimu. Menemani malam datang menjemputmu.
Aku? Melanjutkannya dengan terjaga.
Ya. Menanti fajar menyongsong.
Menghangatkan.

Published by

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai